Sekitar tahun 2003 aku mengenal kata ini : "friendster".
"Eh elu bisa kontak temen lu yang udah lama ga ketemu loh Gab", kata seorang temen.
"Temen gw bisa kontak ama temen SD-nya yang udah lammmaaa banget ga ketemu.", kata yang lainnya dengan sangat antusias.
"Eh alamat e-mail lu apa Gab? Ntar gw add deh di friendster gw.", kata yang lainnya lagi.
Semuanya aku jawab dengan senyum. Dalam pikiranku, "Nih orang-orang udah pada kesepian apa?", dan kayaknya aku ga se-kesepian itu deh.. auwww (sori friends :p). Sampai akhirnya Dyah meng-inviteku tanpa pengumuman di akhir bulan Mei 2004.
Ada banyak alasan kenapa akhirnya aku menerima ‘invite’ itu. Akhir bulan Mei 2004 adalah salah satu masa terpenting dalam hidupku. Paling tidak ada 2 obsesi di situ. Pertama, aku akan bersiap menempuh studi S2-ku. Kedua.. kayaknya ga akan aku sebutkan deh.. :p.Obsesi pertama tinggal menunggu waktu.. satu hal yang jelas dalam benakku, kayaknya friendster ini bisa dipakai sebagai tempat pelarian jika obsesi kedua-ku gagal :p.
Sampai di suatu masa e-mailku dipenuhi dengan kalimat-kalimat bahwa temen-temen friendster-ku ‘has updated his/her blog’. Apa pula’ ini? Ketika kubaca ‘blog-blog’ itu.. ih nih orang-orang pada pesimis apa dengan hidupnya? Soalnya kalo ga curhat ya ‘blog-blog’ itu berisi cerita kenangan masa lalu yang indah (ga semuanya seh). Ih.. kayaknya aku belum sepesimis itu deh (sori lagi friends :p).
Kini.. dua-dua fasilitas itu kupakai. Berarti.. berarti..
AKU UDAH KESEP… DONG!!! ARRRGGGHHH…!!!
AKU UDAH JADI PESIM….. DONG!!! ARRRGGGHHH… deui..!!!
Friends, akhirnya aku mengikuti jejak-jejak kalian. Well.. mungkin ini bukan pertanda bahwa aku telah menjadi si "looser".. tapi.. sebuah tindakan rendah hati (padahal khan si "looser" selalu mencari permakluman ya? ARRRGGGHHH…TIDAAAK…!!!).
Friends, apapun itu, kayaknya kita cuma ingin mencari sedikit ‘chicken soup for the soul’ ya? Dan apa salahnya dengan itu? Coz.. hidup ini memang keras dan untuk itu kita harus lebih keras dari hidup ini. Kalian adalah ‘chicken soup - chicken soup’ - ku yang membuat kekerasan-kekerasan hidup ini tidak begitu terasa (kalimat ini hanya ditujukan bagi yang merasa telah menjadi ‘chicken soup’ gue!).
Good luck & God may bless us!
Lembang, 2 Maret 2006, dinihari.