Aku ingin posesif!!!

Tema ini mengenai cinta antara 2 manusia (bukan yang universal =p). Mungkin juga sebuah tanggapan terhadap tulisan yang ada di blognya Bang Yohanes Ledo.

Teman, pernahkah kamu jatuh cinta?
Pernah pastinya.

Ya, perasaan jatuh cinta itu emang aneh. Pada satu titik kamu merasa sudah tidak sanggup lagi untuk mengungkapkannya. Sehingga akhirnya kamu ceritakan ini ke orang-orang terdekatmu. Pada titik berikutnya bahkan bercerita kepada orang-orang terdekatmu pun tidak cukup, karena yang kamu butuhkan adalah pelepasan rasa cinta itu. Selanjutnya adalah suatu proses pernyataan yang intinya adalah sebuah kalimat..  "Ijinkan aku mencintaimu."

Saya berbicara mengenai proses umum. Mungkin proses yang dilalui oleh anak-anak ABG. Tapi.. mau bagaimana lagi.. saya mendapati diri saya terlambat untuk bercerita mengenai sebuah cinta yang lebih jauh.. (cinta antara suami dan istri). Ahhh… selamat buat yang udah menemukan cinta ini!

Ketika kita berkata (secara tidak langsung tentunya) "ijinkan aku mencintaimu", sebenarnya yang terjadi adalah hal-hal sebagai berikut:

Yang pertama, sebenarnya kita sedang melimpahkan sebagian beban itu kepada orang yang kepadanya cinta dinyatakan. Kasus ini terjadi jika ternyata orang tsb keberatan untuk kita cintai. Baginya ini adalah sebuah beban. Ya beban.. beban untuk bagaimana berbicara sebijaksana mungkin.. "ga usahlah kamu mencintai saya.. sebab saya merasa keberatan untuk kamu cintai.".

Yang kedua, sebuah kepenuhan pelepasan perasaan. Ini terjadi bila ternyata orang yang kepadanya cinta dinyatakan sebenarnya menyimpan rasa cinta juga terhadap kita. Ahhh.. betapa bahagianya!

Yang ketiga, kadangkala juga yang terjadi adalah orang yang kepadanya cinta dinyatakan menerima cinta kita bukan karena dia mencintai kita tetapi karena dia ingin belajar mencintai kita. Ahhh.. yang ini lebih bahagia lagi.. kita mendapati seseorang yang mau belajar mencintai kita. Apalah saya ini sehingga dia mau belajar mencintai saya =p.

Yang keempat (tetapi mudah-mudahan jarang terjadi), cinta kita diterima karena ternyata orang yang kepadanya cinta dinyatakan emang goblok. Dia tau sebenarnya keberatan untuk dicintai tetapi karena goblok ya.. diterima juga. =p 

Sebuah kalimat yang ada di blog-nya Bang Ledo, dalam versi bebasnya adalah sebagai berikut.. "Jika kita mencintai seseorang.. yakinkan bahwa cintanya juga adalah milik kita.". Ini berlawanan dengan kalimat (yang beberapa kali pernah saya ucapkan.. =p) … "Cinta itu khan… tidak harus saling memiliki." (hahaha.. mudah-mudahan gw ga kena karma =p). Hmmm… saya jadi berpikir… apakah kejombloan saya selama ini akibat 2 kalimat di atas? Maksudnya gini.. (kalau ga salah tangkep) kalimat pertama menuntut sebuah.. ke-posesifan sementara kalimat kedua.. ya.. cuma kalimat penolakan ajah.. (ga lebih dan ga kurang =p).

Tetapi sebenernya apa sih arti memiliki cinta?

Pernah seorang bijak berkata (padahal dalam kehidupan sehari-hari orang ini adalah orang paling biasa yang kita temui =p), cinta bagaikan kupu-kupu yang indah yang ingin kita miliki. Kalau kita terlalu erat memegangnya dia akan mati, tetapi kalau terlalu lemah dia akan lepas. Uhhh.. ternyata susah juga memeliharanya ya? Maka dari itu teman.. buat yang udah berhasil mendapatkan cinta.. jangan main-main!!!

Tetapi.. inilah yang terjadi! Pada saat kita benar-benar jatuh cinta.. setiap saat setiap waktu.. kita ingin terus bersamanya. Setiap kelolosan kepengetahuan kita tentang keberadaannya.. adalah sebuah penderitaan.. Kita benar-benar bergantung padanya. Seolah-olah tanpanya kita akan mati. Hhhhh.. aku cuma mau berucap.. dunia memang cuma selebar daun kelor.

Catatan : Tulisan ga jelas ini ga didedikasikan untuk siapa-siapa. Saya mengundang semua untuk mengolok-oloknya. Hahaha… =D

2 Responses to “Aku ingin posesif!!!”

  1. Maria Says:

    olok-olok! olok-olok!
    (kamu kan menyuruh mengolok-olok, ya sudah kuolok-olok tuh hehehe)

  2. Gabriel Iwan Says:

    Terimakaseeeh.. (gaya Mas Irfan :D)

Leave a Reply