Archive for February, 2007

Saat memberi, saat terampas

Monday, February 26th, 2007

Katanya dunia ini berisi..
saat memberi dan menerima
Tetapi mengapa lebih terlihat..
saat merampas dan terampas

Yang merampas semakin merampas
Yang menerima semakin meminta
Yang terampas semakin terampas
Yang memberi  semakin tak berharga

Ini milikku

Monday, February 26th, 2007

Ini Indomie Gorengku, untuk dikonsumsi sendiri
Ini kopi Kapal Apiku, untuk dikonsumsi sendiri
Ini rokok Class Mildku, untuk dikonsumsi sendiri
Dan ini tong sampahku, untuk dikonsumsi bersama

Mari semua.. makan sampah!

Kontemplasi Tiada Arti

Thursday, February 15th, 2007

Kontemplasi
Makin tak mengenali diri
Dimanakah sebenarnya posisi?
Apakah yang KAU kehendaki?

KAU inginkan aku melulu nurani
Yang hanya bertindak dengan hati
Padahal KAU perangkap aku dalam naluri
Keinginan badan yang tak pernah mati

Sudahkah KAU ciptakan neraka?
Untukku jika mati nanti
Sementara kupikir neraka itu ada di sini
Dalam ketakberdayaan yang menyiksa

Ketakberdayaan dan ketergantungan
Dalam lautan kenyamanan
Kuhindari semua itu
Untuk sesuatu yang absurd, diri-MU!

Pertahanan Diri

Wednesday, February 14th, 2007

Sebuah benteng telah dibangun

Tetapi aku tidak tahu untuk apa

Aku merasa harus bertahan

Tetapi bertahan dari apa?

Jika saja setiap manusia sadar

Bahwa dia dan sesamanya adalah lemah

Tidaklah harus benteng itu dibangun

Si lemah dan si lemah bekerjasama

Tetapi rasa curiga mengalahkan segala

Padahal seharusnya mereka tahu

Bahwa lemah berarti tidak mampu

Mungkin memang serangan itu tidak ada

Mungkin memang pertahanan itu tidak perlu

Karena yang ada hanyalah saling curiga

Dan mungkin saling cemburu